Wajib Perhatikan Cara Membuat Susu Yang Benar untuk Bayi!

susu bayiCara membuat susu yang benar untuk bayi – Tidak semua ibu bisa memberikan ASI ekslusif (6 bulan) dan memproduksi ASI yang cukup untuk sang buah hati karena berbagai keadaan dan kondisi yang ada. Hal ini mau tidak mau mengharuskan mereka memberikan Pengganti Air Susu Ibu (PASI) kepada bayi mereka. Dalam hal ini PASI berfungsi sebagai makanan tunggal yang dibutuhkan dalam memenuhi gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi sampai berusia 6 bulan.

Pada sebagian ibu yang lain pemberian susu formula bisa juga berfungsi hanya sebagai tambahan ataupun pendamping ASI saja. Bila Anda memiliki masalah dalam memberikan ASI kepada buah hati Anda dan berniat untuk memberikan PASI silahkan simak lebih lanjut artikel ini. Apapun alasan Anda memberikan susu formula kepada si kecil Anda harus selalu teliti dan cermat dalam memilih susu formula.

Cara membuat susu formula yang benar untuk bayi

Cara membuat susu formula di jaman dulu dan sekarang sudah berbeda. Dulu, susu formula susah larut karena lemaknya tinggi, sehingga harus diseduh dengan air panas. Sekarang, susu formula sudah mengandung zat pelarut, yang bila dicampurkan dengan air suam-suam kuku.

Cara membuat susu yang benar untuk bayi adalah mencampurkan air dingin dan panas dengan perbandingan 2:1. Hasilnya, air susu tak terlalu panas atau dingin, tapi suam-suam kuku. Setelah itu, baru masukkan susu dan langsung dikocok. Bila diseduh dengan air panas, protein yang terkandung di dalam susu akan menggumpal dan vitaminnya rusak. Akhirnya, susu yang dibeli dengan harga mahal jadi percuma karena yang didapat hanya karbohidratnya saja dan sedikit lemak.

Sebaiknya, susu yang sudah dibuat jangan dibiarkan hingga tiga jam, meski dalam keadaan tertutup. Berdasarkan penelitian, udara di Indonesia termasuk lembap sehingga mengandung banyak jamur dan bakteri. Kondisi ini bisa mengubah kondisi susu. Dimasukkan ke kulkas sebetulnya boleh, tapi dikhawatirkan kandungan di dalamnya akan terpisah, mengendap, dan sebagainya. Apalagi, saat mau diberikan pada bayi harus dipanaskan lagi dan dikhawatirkan ada zat yang rusak saat susu dipanaskan.

Sebelum membuat susu bayi, yang harus Anda lakukan terlebih dahulu yaitu sebagai berikut :

1. Siapkan peralatan minum susu bayi kemudian bersihkan dengan sikat dan sabun khusus.
2. Botol susu bayi haruslah yang berkualitas karena saat membuat susu formula yang benar Anda harus mensterilkan botol susu tersebut dengan menggunakan teknik perebusan. Lakukan perebusan dengan cara merendam botol susu dalam panci tertutup yang berisi air dalam keadaan mendidih kira – kira sekitar 5 hingga 6 menit. Jika tidak segera digunakan letakan botol susu, dot, dan tutupnya dalam tempat yang kering dan bersih.
3. Cara membuat susu formula yang benar untuk bayi yaitu memasak air hingga benar – benar mendidih lalu biarkan kurang lebih selama 3 menit sebelum api dimatikan kemudian diamkan selama 10 menit dalam tempat yang tertutup agar suhunya turun dan air pun siap digunakan.
4. Setelah peralatan siap bersihkan meja lalu cuci tangan Anda hingga bersih.
5. Tuangkan air yang sudah dimasak tadi kedalam botol susu bayi yang telah steril dengan ukuran sesuai selera Anda dan kira – kira bisa dihabiskan oleh bayi.
6. Periksa susu formula apakah masih dalam keadaan baik, setelah itu tambahkan susu tersebut dengan takaran yang pas (tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer). Kemudian tutup botol susu dan kocok hingga susu tercampur rata dengan air.
7. Sebelum Anda berikan ke bayi, periksa tingkat kepasan susu dengan meneteskan susu bayi ketangan Anda. Jika masih terasa panas rendam botol susu sebentar didalam air dingin.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait menggunakan atau menyiapkan susu formula bagi bayi:

  • Susu formula yang telah dibuat lebih dari dua jam (waktu basi susu formula bervariasi), sebaiknya tidak digunakan lagi.
  • Selalu membuat susu formula sesuai keterangan pada kemasan. Beda susu formula, dapat berbeda pula perbandingan air dan susunya.
  • Jangan melebih-lebihkan atau mengurangi takaran perbandingan antara air dan susu formula. Susu formula yang terlalu kental dapat menyebabkan bayi sembelit, sedangkan susu formula yang terlalu encer dapat menyebabkan bayi kekurangan nutrisi. Selalu perhatikan cara pembuatan susu formula pada kemasan, karena pihak pabrik bisa saja melakukan perubahan-perubahan, meskipun hal ini sangat jarang terjadi.
  • Hanya menggunakan sendok takar yang disertakan dalam kemasan dan pastikan untuk selalu melihat tanggal kadaluarsanya.
  • Jangan menambahkan apapun di dalam susu formula.
  • Jangan memanaskan botol susu di dalam microwave, karena dapat memanaskan dotnya yang akhirnya dapat membakar mulut bayi.

Sehari berapa kali minum susu?

Bila normal, rata-rata susu diberikan delapan kali sehari atau setiap tiga jam sekali. Namun, saat mencapai usia 6 bulan, bayi mulai bisa mendapat makanan padat, misalnya buah, biskuit, dan bubur susu. Di usia 8 bulan, bayi sudah mulai makan nasi tim, dan pemberian susu dikurangi menjadi empat kali sehari.

Itulah cara membuat susu yang benar untuk bayi, jadi setelah Anda menyimak informasi ini tentunya dapat mempraktekan pembuatan susu formula untuk bayi yang benar, karena jika membuat susu bayi tidak benar bayi tidak mendapatkan manfaat dari susu tersebut. Baca juga : Proses Kehamilan Mulai Awal Hamil Hingga Melahirkan

author
No Response

Leave a reply "Wajib Perhatikan Cara Membuat Susu Yang Benar untuk Bayi!"