Ini Lho 2 Teknik Pernafasan Selama Persalinan!

No comment 789 views
Teknik Pernafasan Selama Persalinan

Teknik Pernafasan Selama Persalinan

Teknik Pernafasan Selama Persalinan – Di dalam persalinan ada dua pernafasan dasar bun, diantaranya yaitu : pernafasan lambat dan pernafasan ringan bun. Tentunya juga rencanakan untuk menggunakan teknik pernapasan selama persalinan bun dikarenakan teknik pernapasan ini sangat membantu relaksasi, menjamin pasokan oksigen yang memadai, dan memungkinkan bunda mengubah pernafasan sebagai respons terhadap intensitas kontraksi. Namun, akan sangat nyaman bila memulai dengan pernafasan lambat jika diperlukan pada awal persalinan dan menggunakannya selama persalinan sepanjang hal itu akan membantu bunda.

Selanjutnya bunda juga mungkin ingin menggantinya dengan pernafasan ringan atau salah satu variasi yang paling enak bagi bunda. Namun pada beberapa wanita menggunakan pernafasan lambat selama persalinan bun. Lainnya menggunakan pernafasan ringan dan lambat saja. Dan tentunya apa yang bunda gunakan tergantung keinginan bunda saat itu dan intensitas persalinan pernafasan.

Nah, maka dari itu kami dari tim katalogibu.com akan menganjurkan bunda belajar pernafasan lambat maupun ringan bun. Hal terpenting disini yaitu bunda harus menguasai kedua pola dasar sehingga dapat membantu bunda rileks dan mengalihkan perhatian selama persalinan bun. Bunda sapat mengadaptasikannya sesuai kebutuhan. Maka dari itu yuk simak berikut ini beberapa teknik pernapasan selama persalinan yang dapat kami berikan:

Teknik Pernafasan Lambat Untuk Persalinan

Teknik pernafasan untuk persalinan yang pertama yaitu pernafasan lambat bun, pernafasan lambat ini nantinya akan dapat berupa pernafasan dada maupun perut, yang lebih penting dari pada apakah itu pernafasan dada atau perut adalah bahwa pernafasan ini akan membantu bunda rileks.

  • Nah, langkah pertama dalam teknik penafasan lambat ini yaitu setelah kontraksi dimulai, ambil lah nafas yang banyak, dan hembuskan nafas dengan kuat. Ini dapat digunakan sebagai pernafasan “pengatur” atau sinyal pada pasangan. Lepaskan semua ketegangan sewaktu bunda mengeluarkan nafas, dan kendurkan semua otot dari kepala sampai ujung kaki bun.
  • Selanjut nya yaitu dengan pusatkan perhatian bun, setelah perhatian terpusat maka dengan perlahan hirup nafas melalui hidung (atau mulut jika hidung bunda tersumbat) dan keluarkan melalui mulut, dengan membiarkan semua udara mengalir keluar. Lalu berhenti sejenak sampai udara seolah-olah ingin masuk kembali. Kemudian bernafaslah enam sampai sepuluh tarikan per menit (kira-kira separuh dari kecepatan pernafasan normal bun).
  • Langah ketiga dalam teknik pernafasan lambat ini yaitu degan menarik nafas dengan cepat, tetapi keluarkan nafas dengan bersuara (dapat didengar oleh mereka yang dekat dengan bunda), dengan mulut sedikit terbuka dan rileks. Bunyi yang terdengar sewaktu mengeluarkan nafas adalah seperti desah lega. Pada saat persalinan, bunda juga boleh berteriak atau bergumam waktu mengeluarkan nafas bun. Yuk baca juga: Bagaimana Cara Mengejan Yang Baik Saat Melahirkan?
  • Kemudian jaga bahu dalam posisi kebawah dan rileks. Relakskan dada dan perut sehingga keduanya mengembung waktu bunda menarik nafas dan kembali normal waktu bunda mengeluarkan nafas.
  • Dan disaat kontraksi berakhir, beri sinyal pada pasangan bahwa kontraksi sudah berlalu atau ambil nafas yang dalam dan rileks, dan diakhiri dengan desahan.

Nah, itulah tadi merupakan teknik pernapasan lambat bun, dan yang sekarang yaitu teknik pernapasan ringan, selama persalinan, pernafasan ringan akan tampak lebih alami karena rahim bekerja sangat keras sehingga bunda membutuhkan lebih banyak oksigen. Sama seperti halnya berlari membuat bunda bernafas dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen, meningkatnya intensitas dan frekwensi kontraksi juga meningkatkan kebutuhan akan oksigen. Kecepatan pernafasan bunda selama persalinan secara alami ini nantinya akan diatur oleh kebutuhan oksigen serta rasa sakit dan frekwensi kontraksi bun.

Dan pernafasan ringan melalui mulut terbuka akan membuat mulut menjadi kering, jadi gunakan satu atau beberapa saran berikut ini ya bun:

  • Yang pertama sewaktu bunda menarik nafas, sentuhkan ujung lidah pada langit-langit tepat dibelakang gigi bun. Cara ini akan membuat udara basah saat bunda menarik nafas.
  • Teknik pernafasan ringan selanjutnya yaitu dengan jari-jari meregang, tutup hidung dan mulut sehingga telapak tangan bunda merefleksikan cairan dari udara pernafasan bunda.
  • Dan diantara kontraksi, minumlah air atau cairan lain, atau mangisap es batu atau es buah beku bun.

Nah, itulah tadi merupakan beberapa cara teknik pernapasan selama persalinan yang dapat kami berikan untuk bunda, dan semoga informasi teknik pernapasan selama persalinan ini dapat bermanfaat bagi bunda

author
No Response

Leave a reply "Ini Lho 2 Teknik Pernafasan Selama Persalinan!"