Mual dan Muntah di Trimester Pertama Berbahaya?

Bagi seorang perempuan yang sudah sangat lama menantikan kehadiran si buah hati, kabar kehamilan pastinya jadi berita yang paling ditunggu-tunggu. Tapi kalau ini adalah kehamilan pertama Anda, Anda mungkin akan dibuat terkejut dengan kenyataan bahwa tak semua hal tentang kehamilan itu menyenangkan. Anda akan mengalami banyak gejala-gejala di awal kehamilan yang membuat Anda tidak nyaman, salah satunya adalah mual dan muntah di trimester pertama.

Mual dan muntah di trimester pertama, atau singkatnya morning sickness sebenarnya adalah gejala kehamilan yang normal, lho. Penyebab utama dari morning sickness diakibatkan oleh melonjaknya produksi hormon estrogen di awal-awal masa kehamilan. That’s being said, walaupun morning sickness adalah gejala normal tapi gejala tersebut bisa berubah jadi sindrom kehamilan yang jauh lebih gawat yaitu Hyperemesis Gravidarum.

Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?

Hyperemesis Gravidarum adalah versi akut dari morning sickness, yang berarti salah satu gejala utamanya adalah seorang ibu hamil mengalami mual dan muntah secara berlebihan. Biasanya seorang ibu hamil yang mengidap gejala penyakit ini akan menunjukkan gejala mual dan muntah saat menginjak minggu kehamilan ke-4 dan minggu ke-5. Dengan kata lain, gejala dari Hyperemesis Gravidarum biasanya terjadi pada timing yang lebih awal dibandingkan dengan gejala morning sickness pada umumnya.

Apa Ya Yang Menyebabkan Hyperemesis Gravidarum?

Trus, apa ya penyebab dari Hyperemesis Gravidarum? Unfortunately, sampai saat ini belum ada penyebab yang pasti. Walaupun beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) menjadi penyebab utamanya.

Tapi faktor genetik pun possibly turut mengambil andil di dalamnya. Kesimpulan itu ditarik dari banyaknya jumlah perempuan pengidap Hyperemesis Gravidarum ternyata juga memiliki anggota keluarga dekat yang pernah mengalami gejala yang sama. Dan jika Anda sudah pernah mengalami gejala ini pada kehamilan pertama Anda, besar kemungkinan hal yang sama akan terulang kembali di kehamilan Anda selanjutnya.

Contohnya adalah Kate Middleton yang ternyata juga mengalami Hyperemesis Gravidarum saat kehamilan pertama dan keduanya, dan kini ia dikabarkan juga mengalami gejala yang sama di kehamilan ketiganya.

Apakah Hyperemesis Gravidarum Berbahaya?

And the answer is yes. Jika dibiarkan saja tanpa tindakan perawatan, sindrom morning sickness akut ini bisa berdampak fatal pada kehamilan Anda. Ketika Anda hampir tidak bisa mendapatkan asupan nutrisi makanan apapun, Anda akan mengalami malnutrisi dan dehidrasi. Janin yang tengah berkembang di dalam rahim Anda pun tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya. Akibatnya ibu hamil tidak hanya mengalami kerusakan organ-organ vital, bayi pun terancam kelahiran prematur.

Menyeramkan, ya? Makanya, jika Anda mengalami mual dan muntah di trimester pertama yang berlebihan segeralah memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan. Semoga kehamilan Anda lancar hingga persalinan tiba, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Mual dan Muntah di Trimester Pertama Berbahaya?"