Postpartum Psychosis Depression, Penyakit Pasca Melahirkan

 

Postpartum depression

Moms, mungkin Anda sudah sangat sering mendengar tentang gejala psikis dari penyakit pasca melahirkan seperti Baby Blues. Baby Blues adalah gejala psikis yang sangat umum terjadi pada sebagian ibu yang baru saja menjalani persalinan. Gejala Baby Blues pada umumnya meliputi perubahan mood ibu yang drastis dimana ibu menjadi gampang menangis dan mudah marah. Ibu juga seringkali merasa rendah diri dan tidak becus dalam merawat anaknya. Baby Blues hanya berlangsung sekitar 2 minggu setelah persalinan.
Setingkat di atasnya adalah PostPartum Depression (PPD) yang umumnya berlangsung lebih dari 2 minggu dengan gejala yang sedikit lebih ekstrim dari Baby Blues, dimana ibu mulai memiliki pikiran untuk bunuh diri atau menyakiti bayinya. Namun, ternyata masih ada satu lagi jenis gangguan penyakit pasca melahirkan yang jauh lebih parah dibandingkan PPD. Yaitu PostPartum Psychosis Depression.
PostPartum Psychosis Depression (PPPD) adalah sebuah gangguan psikis yang terhitung sangat langka dan hanya menjangkiti 1% dari populasi wanita yang memiliki anak. Itulah mengapa tidak banyak orang yang mengetahui sindrom psikis ini. Dan hal tersebut sangatlah ironis, karena PPPD dapat memberikan efek yang fatal dimana ibu mengalami halusinasi, berdelusi, atau mengaku mendengar ‘bisikan gaib’ untuk membunuh anaknya sendiri. Terdengar sangat familiar, bukan?
Dibandingkan dengan dua sindrom psikis pasca-persalinan yang lain, gejala dari sindrom ini juga tidak melulu mirip dengan gejala depresi. Beberapa penderita sindrom ini seringkali justru merasa sangat senang, lebih sociable, dan merasa seakan-akan Anda sedang bermimpi. Penderita PPPD juga sering merasa bahwa mereka tidak ‘sakit’, sehingga dibutuhkan kepekaan dari suami dan orang-orang terdekatnya untuk membantu diagnosis.
Sindrom ini umumnya muncul pada 2 minggu setelah kelahiran. Namun ada kalanya beberapa gejala tersebut timbul beberapa hari setelah persalinan. Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab pasti dari PostPartum Psychosis Depression. Walaupun demikian, ahli medis menemukan pola bahwa faktor genetik turut memegang peranan dalam munculnya sindrom ini. Jadi, jika di dalam keluarga Anda terdapat kerabat yang pernah mengalami sindrom PPPD ini maka besar kemungkinan Anda akan ikut mengalaminya.
Selain itu, wanita yang mengidap sindrom Bipolar Disorder, Schizoaffective Disorder, dan Schizophrenia memiliki resiko yang sangat tinggi. Dan apabila pada kehamilan sebelumnya Anda pernah mengalami gejala PostPartum Psychosis, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan psikiater Anda terlebih dahulu sebelum berencana untuk hamil.
Sampai saat ini belum ditemukan cara pasti yang dapat mencegah munculnya penyakit pasca melahirkan ini. Satu hal yang bisa Anda lakukan adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan psikiater sebagai bagian dari rencana kehamilan Anda. Semoga informasi ini bermanfaat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Postpartum Psychosis Depression, Penyakit Pasca Melahirkan"