Waspada! Bahaya Makan Plasenta Usai Melahirkan

Katalogibu – Baru-baru ini ritual kuno asal negeri Tirai Bambu sedang menjadi tren di kalangan masyarakat karena, sejumlah selebriti seperti Kourtney Kardashian dan Januari Jones yang berasal dari Amerika Serikat yang memakan plasentanya sendiri usai melahirkan. Konon, Makan Plasenta usai melahirkan dipercaya dapat membantu Bunda cepat pulih, apa benar? Mari kita ulas.

 

Plasenta atau yang dikenal di kalangan masyarakat ari-ari adalah suatu organ yang terdapat di dalam kandungan ketika dalam masa kehamilan. Organ ini terbentuk hanya pada masa kehamilan dan akan ikut keluar ketika bayi lahir. Seketika itu tugasnya pun berakhir, namun tugas plasenta tidaklah mudah. Plasenta sendiri diantaranya bertugas untuk mendistribusikan gizi dan oksigen pada bayi yang sedang dikandung dan masih banyak lagi.

 

Kini rumor yang sedang beredar mengatakan plasenta mengandung nutrisi dan hormon dengan tingkat yang tinggi. Nutrisi dan hormon itu dipercaya dapat meningkatkan ASI yang diproduksi, dapat meningkatkan energi, untuk pemulihan yang lebih cepat usai melahirkan, dan mencegah terjadinya depresi. Seperti yang diketahui, masalah-masalah tersebut memang kerap muncul usai bayi lahir. Maka tak heran jika banyak Bunda yang penasaran mengonsumsi plasenta untuk mengatasi masalahnya.

 

Aksi yang sedamg menjadi tren ini disebut placentophagy ini tidak sepenuhnya didukung oleh sejumlah dokter. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Obstetrics and Gynaecology, plasenta sebaiknya tidak dianggap sebagai makanan super. Sebaliknya, justru bisa jadi risiko timbulnya infeksi jika itu terus dikonsumsi.

 

Berdasarkan penelitian lain, dilaporkan tidak ada bukti seorang ibu yang mengonsumsi plasenta setelah melahirkan akan menerima manfaat kesehatan. Justru tindakan memakan plasenta setelah proses melahirkan, pada manusia dan mamalia, para peneliti tidak menemukan bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut meskipun, memakan plasenta dalam keadaan mentah, dimasak, ataupun dalam bentuk pil dapat mengurangi depresi pasca-melahirkan.

 

Bahkan baru-baru ini di temukan ada bayi yang terkena rinfeksi oleh bakteri, setelah diteliti bakteri ini berasal dari kapsul plasenta yang dikosumsi oleh ibunya. Seperti ibaratnya daging,  Bunda bisa memasaknya dengan tingkat kondisi masih mentah, setengah matang dan matang. Semakin kondisi daging mentah, semakin pula tinggi resiko terkontaminasi oleh bakteri.

 

Dari tren yang sedang beredar tersebut apa bunda masih berani Makan Plasenta Usai Melahirkan? Sebaiknya, cari makanan lain aja deh yang lebih enak untuk di konsumsi.

author
No Response

Leave a reply "Waspada! Bahaya Makan Plasenta Usai Melahirkan"