Waspada Tanda Dehidrasi pada Anak Berikut!

No comment 4543 views

Waspada Tanda Dehidrasi pada Anak Berikut!

Dehidrasi pada anak – Saat anak mengalami diare, muntah, berkeringat, dan lain – lain ia akan mengeluarkan banyak cairan sehingga akan terjadi kekurangan cairan atau biasa disebut dengan dehidrasi. Anak – anak berusia dibawah 5 tahun sangat rentan terserang dehidrasi dibandingkan dengan orang dewasa terlebih karena mereka belum dapat mengutarakan apa yang sedang dirasakannya untuk itu bunda harus mengamati apakah anak Anda sedang terserang dehidrasi atau tidak.

Kondisi anak yang teralu aktif bermain juga dapat memicu penyebab dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang pas. Dehidrasi pada anak dapat berdampak buruk sesuai dengan tingkat keparahannya, berikut ini bunda harus mengenali tanda dehidrasi pada anak agar tidak bertambah parah keadaannya.

Tanda dehidrasi pada anak

Pada kondisi ringan sampai sedang, dehidrasi dapat diidentifikasi jika si kecil tidak pipis selama 6-8 jam, urin nampak lebih pekat dengan bau yang lebih tajam dari biasanya, nampak lemas dan lesu, bibir dan mulut nampak kering, serta tidak mengeluarkan air mata saat mereka menangis.

Pada kondisi yang lebih parah, misalnya saat si kecil mengalami muntah dan berak berkepanjangan, gejala dehidrasi dapat berupa, mengigau, mata mendelik sehingga hanya tampak bagian putihnya saja, tangan dan kaki terasa lebih dingin, mengeluh berkunang-kunang, pusing, dan munculnya rasa kantuk berlebih.

Untuk mencegah dehidrasi pada balita Anda harus melakukan hal berikut ini :

Untuk menghindari gejala kekurangan cairan, pastikan ayah bunda menawarkan minuman sesering mungkin terutama air putih. Jika si buah hati lebih memilih jus, bunda dapat menambahkan air putih kedalamnya untuk memperbanyak prosentase kandungan airnya.

Jangan biasakan si kecil minum minuman bersoda, kandungan gula nya yang tinggi tidak bagus untuk gigi mereka. Hindari bermain dibawah terik matahari terutapa saat rentang jam 11.00 sampai dengan jam 15.00. Minuman elektrolit dengan kadar gula rendah seperti yang banyak terdapat dipasaran boleh diberikan dengan kadar tertentu sesuai dengan saran penyajian dalam kemasan.

Untuk mencegah bayi Anda dari dehidrasi, pastikan si Kecil mendapatkan asupan cukup banyak cairan, terutama pada saat hari panas dan ketika dia sedang sakit, Bun. Terus berikan ASI jika anak Anda masih di bawah 5 bulan. Jika si Kecil sudah mulai makan makanan padat, lengkapi dengan memberikan sekitar 4 ons perhari.

Dehidrasi pada anak dapat di cegah jika Anda lebih perhatian terhadap kondisi si kecil. Dan bila dehirasi terjadi pada anak Anda hingga menimbulkan tanda menangis tanpa mengelurkan air mata, tidak buang air kecil dalam waktu lebih dari 6 jam, terdapat darah pada fesesnya, Anda harus segera membawa ke rumah sakit.

Baca juga : 4 Manfaat Tak Terhingga Buah Jeruk untuk Anak

author
No Response

Leave a reply "Waspada Tanda Dehidrasi pada Anak Berikut!"