3 Alasan di Balik Anak Berbohong

No comment 92 views

Setiap manusia di dunia ini pasti pernah berbohong, bahkan di usia mereka yang masih sangat muda. Anda pasti masih ingat bahwa saat kecil Anda pasti pernah beberapa kali berbohong pada orangtua Anda. Dan hal yang sama kini terjadi pada Anda. Anak Anda bisa jadi mengarang cerita pada teman-temannya bahwa ia adalah anak dari orang yang sangat kaya raya, dan presiden adalah salah satu teman dekat orangtuanya. Atau jika ia duduk di bangku Sekolah Dasar, ia sering berbohong bahwa ia sudah mengerjakan tugasnya (dan baru kemudian Anda tahu bahwa dia berbohong). Ketika anak berbohong, apa yang Anda lakukan?

Kebanyakan orangtua bakal langsung menghukum si kecil ketika anak berbohong. Dan walaupun mengajarkan kejujuran amatlah penting, terkadang hukuman terhadap sang anak sebenarnya tidak diperlukan. Ada banyak hal yang menyebabkan anak berbohong, dan yang perlu Anda lakukan adalah menindak tiap kebohongan dengan konsep case by case. Simak yuk alasan kenapa anak kecil suka berbohong?

  • Punya Daya Imajinasi yang Tinggi

Seorang anak yang mengarang cerita bohong di usia balita hingga usia TK bisa jadi merupakan indikasi bahwa dia adalah anak yang memiliki kemampuan imajinasi yang tinggi. Di usia ini, anak-anak Anda masih belum bisa membedakan batas antara dunia nyata dan dunia imajinasinya.

Jadi jangan langsung menghukum si kecil gara-gara ia bilang bahwa teman imajinernya-lah yang memecahkan vas bunga kesayangan Anda. Seiring dengan bertambahnya usia anak Anda, kemampuannya dalam membedakan dunia nyata dan dunia imajinasi pun akan semakin meningkat. Jadi selama daya imajinasinya tidak mengganggu interaksi dengan teman-teman dan anggota keluarga lainnya di kehidupan nyata, Anda tidak perlu terlalu khawatir. They will get over it soon.

  • Untuk Menghindari Masalah

Anak-anak, terutama di usia sekolah biasanya akan mulai belajar berbohong hanya agar ia terhindar dari amarah Anda. Mungkin ia memiliki nilai tes matematika yang jelek, sehingga ia mengatakan bahwa hasil tes belum dibagikan untuk menghindari omelan Anda. Ada kalanya si kecil melakukan white lie, atau bohong putih untuk menjaga perasaan Anda atau mencegah agar saudara atau temannya tidak terlibat masalah.

  • Meniru Orangtuanya

Ada kalanya kebohongan yang ia lontarkan sebenarnya adalah hasil imitasi dari perilaku yang biasa Anda lakukan. Mungkin Anda pernah berbohong padanya atau pada orang lain di hadapannya. Di usianya yang masih sangat kecil tentunya ia belum mengetahui mana yang benar dan buruk. Makanya, Anda dan pasangan wajib jadi role model yang baik dengan tidak berbohong.

Semoga uraian di atas bisa membantu Anda dalam memahami alasan di balik anak berbohong, dan bertindak lebih bijaksana terhadapnya.

author
No Response

Leave a reply "3 Alasan di Balik Anak Berbohong"