3 Cara Mengenali Masa Subur pada Wanita

Memiliki momongan adalah mimpi dari sebagian besar pasangan yang sudah menikah. Bagi beberapa orang kehamilan terasa sangat mudah, sedangkan bagi sebagian orang yang lain harus mencoba berkali-kali untuk memiliki anak. Sebenarnya, rahasia utama dari kehamilan yang sukses adalah soal timing. Ya, Bunda harus mengetahui benar-benar kapan Anda memasuki masa subur sehingga keberhasilan proses pembuahan makin tinggi. Bagaimana cara mengenali masa subur? Baca terus artikel ini yuk!

  • Metode Kalendar

Metode untuk mengenali masa subur ini cocok untuk digunakan oleh Bunda yang memiliki siklus menstruasi teratur. Pertama-tama, Anda perlu memperkirakan tanggal siklus menstruasi Anda di bulan berikutnya. Dari perkiraan tanggal tersebut, Anda tinggal menghitung mundur 12 hari dan kemudian ditambah dengan hitungan mundur lagi sebanyak 4 hari. Hasil dari hitungan hari tersebut adalah kemungkinan terbesar terjadi pelepasan sel telur atau ovulasi. Misalnya jika Anda memiliki siklus menstruasi 28 hari, maka kemungkinan besar ovulasi akan terjadi pada hari ke-14.

Cara kedua bisa dengan menggunakan siklus menstruasi yang terjadi selama 8 bulan terakhir. Dari catatan menstruasi tersebut, Anda perlu mengetahui durasi siklus menstruasi terpendek dan siklus menstruasi terpanjang. Misalnya, siklus terpendek Anda adalah 27 hari. Kurangi angka tersebut dengan angka 18. Hasil dari pengurangan tersebut adalah hari pertama dari masa subur Anda.

Selanjutnya hitung siklus menstruasi terpanjang Anda. Katakanlah siklus menstruasi terpanjang Anda adalah 30 hari. Kurangi angka tersebut dengan angka 11. Hasil dari pengurangan tersebut menunjukkan hari terakhir dari masa subur Anda. Singkatnya, jika selama 8 bulan terakhir siklus menstruasi Anda rata-rata berlangsung selama 27-30 hari, maka masa subur Anda berada di hari ke-9 hingga hari ke-19.

  • Mengecek Suhu Basal Tubuh

Bagaimana suhu basal tubuh bisa berguna untuk mengetahui masa subur? Alasannya ketika seorang wanita memasuki masa subur, maka suhu basal tubuh akan mengalami sedikit peningkatan. For Your Information, suhu normal dari suhu basal tubuh adalah sekitar 35,5 – 36,6 derajat Celsius. Saat memasuki masa subur, maka suhu basal tubuh Anda akan meningkat sedikit lebih dari suhu normal.  Peningkatan suhu basal tubuh tersebut berlangsung selama konsisten (tidak meningkat terlalu tinggi apalagi menurun) selama 3 hari atau lebih.

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, lakukan pengukuran suhu basal tubuh di pagi hari setelah Anda bangun tidur. Dan juga pastikan bahwa Anda dalam keadaan sehat saat melakukan pengukuran. Jika Anda sakit, maka hasil yang diberikan seringkali menjadi tidak akurat.

  • Mengecek Lendir Serviks

Saat Anda memasuki masa subur, maka akan terjadi peningkatan hormon estrogen sehingga mengakibatkan meningkatnya produksi lendir dari organ serviks. Lendir tersebut memiliki warna bening dengan konsistensi seperti putih telur yang licin dan elastis.

 

Semoga dengan uraian dari Katalog Ibu di atas Anda jadi lebih dapat mengenali masa subur dengan lebih akurat sehingga bisa cepat hamil, Moms.

author
No Response

Leave a reply "3 Cara Mengenali Masa Subur pada Wanita"