3 Penyakit Dampak Malnutrisi Pada Anak

No comment 261 views

Isu malnutrisi anak sudah menjadi isu yang tidak berkesudahan, dan merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh setiap negara. Apalagi, di negara berkembang dengan populasi penduduk yang padat seperti di Indonesia. Ditambah lagi dengan fakta mengerikan bahwa pernikahan anak-anak masih cukup marak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, sehingga akibatnya sekitar 10% gadis remaja berusia 15-19 tahun sudah hamil atau bahkan sudah memiliki anak. Pengetahuan tentang pentingnya memberikan anak-anak makanan yang bernutrisi juga masih sangat minim. Sehingga tidak mengherankan jika kasus malnutrisi pada anak masih menjadi momok bagi 87 juta nyawa masyarakat Indonesia.

Dan ketika kita bicara tentang malnutrisi pada anak, kita tidak melulu bicara tentang anak-anak yang kurus kering dan menderita cacingan. Malnutrisi juga bermanifestasi pada anak-anak yang perkembangan tinggi tubuh yang terhambat yang sering disertai dengan berat badan yang rendah dan mudahnya anak terserang infeksi dan penyakit. Dan sebaliknya, anak-anak yang mengalami obesitas juga bisa diklasifikasikan ke dalam kategori malnutrisi. Apa saja penyakit yang dihasilkan akibat malnutrisi pada anak-anak? Simak terus infonya berikut.

  • Marasmus

Marasmus adalah jenis penyakit yang diakibatkan oleh defisiensi protein dan kalori. Tidak hanya itu, penderita Marasmus juga kekurangan berbagai macam nutrisi dan vitamin lainnya yang sangat vital untuk perkembangan tubuh. Anak yang menderita Marasmus mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, mereka juga memiliki kulit yang kasar, tipis, dan terlihat sangat kusam. Dampak lainnya terlihat dari jumlah rambut rontok yang sangat banyak serta ekspresi wajah yang terlihat selalu merengut.

  • Stunting

Karakteristik utama dari stunting ini adalah tinggi badan anak yang berada jauh di bawah tinggi rata-rata anak seusianya. Anak yang menderita stunting tidak hanya memiliki tinggi dan berat badan di bawah rata-rata, tapi juga sistem imunitas tubuhnya pun terhambat. Akibatnya anak jadi lebih mudah sakit, bahkan bukan tidak mungkin kemampuan IQ-nya pun ikut terganggu pada penderita malnutrisi akut. Menurut hasil studi yang dimuat oleh British Medical Journal, malnutrisi akut pada anak-anak dapat mengakibatkan gangguan perkembangan dan fungis otak dalam menyerap informasi.

  • Kwashiorkor

Dampak lain dari malnutrisi pada anak adalah penyakit kwashiorkor. Kwashiorkor adalah penyakit yang disebabkan oleh terbatasnya asupan protein. Gejala dari kwashiorkor adalah warna rambut yang terlihat kusam dan berwarna kemerahan dengan tekstur keriting. Penderita kwashiorkor juga menderita retensi air sehingga mengakibatkan perut anak terlihat menggembung. Organ liver anak juga mengalami gangguan yang dapat berdampak fatal terhadap nyawa si kecil.

author
No Response

Leave a reply "3 Penyakit Dampak Malnutrisi Pada Anak"