Awasi Tanda-Tanda Kehamilan Kosong

No comment 153 views

Moms, pernahkan Anda mendengar istilah “kehamilan kosong”? Sangat bisa dimaklumi jika Anda tidak pernah mendengar jenis kehamilan satu ini. Karena memang kasus kehamilan kosong sangatlah langka dan hanya terjadi pada 1 dari 1000 perempuan hamil di Indonesia. Apa sih yang sebenarnya disebut dengan kehamilan kosong? Dan juga jangan lupa untuk menyimak apa saja tanda-tanda kehamilan kosong dari Katalog Ibu berikut ini.

Dalam kehamilan normal, sel telur yang sudah dibuahi oleh sperma akan menanamkan diri di dinding rahim dan dari sanalah sel telur tersebut berkembang menjadi zigot hingga menjadi embrio. Hal yang sama pun terjadi pada kasus kehamilan kosong. Perbedaan satu-satunya adalah pada kehamilan kosong, sel embrio tidak berkembang sebagaimana mestinya terlepas dari pembentukan kantong rahim atau kantong ketuban yang seharusnya menjadi selaput rumah bagi bayi. Lalu, apa saja tanda-tanda kehamilan kosong, atau yang juga disebut dengan blighted ovum ini?

Ironisnya tanda-tanda kehamilan kosong hampir sama persis dengan kehamilan normal. Ibu akan mengalami gejala-gejala serupa dengan kehamilan, dan bahkan bisa jadi hasil dari test pack menunjukkan hasil yang positif. Itu disebabkan karena adanya peningkatan hormon kehamilan HCG. Beberapa gejala kehamilan kosong antara lain:

  • – Keterlambatan jadwal menstruasi
  • – Perut Anda terasa kembung
  • – Rasa sesak pada bagian dada
  • – Mual dan muntah, atau morning sickness
  • – Munculnya flek darah yang keluar dari dalam vagina
  • – Hasil tes urine positif

Nah, hampir tidak ada perbedaan sama sekali kan antara kehamilan normal dan kehamilan kosong. Satu-satunya cara untuk mengetahui benar-tidaknya terjadi kehamilan adalah dengan melakukan pemeriksaan USG. Dari pemeriksaan USG-lah dokter bisa mengetahui apakah sel telur yang ada di dalam rahim berkembang dengan semestinya atau justru terjadi kehamilan kosong.

Penyebab dari kehamilan kosong bermacam-macam. Salah satu penyebabnya adalah kemungkinan besar terdapat kelainan sel kromosom pada sel telur yang sudah dibuahi. Tubuh Anda kemudian mendeteksi adanya sel kromosom tersebut dan menolaknya dengan cara menghentikan segala asupan nutrisi sehingga sel telur tersebut tidak dapat berkembang dengan baik.

Penyebab lainnya juga bisa diakibatkan oleh kualitas sel telur maupun sperma yang buruk. Hal tersebut mengakibatkan proses pembelahan awal sel tidak berlangsung sempurna, sehingga mengakibatkan sel embrio tersebut berhenti berkembang. Faktor genetik ternyata juga berperan dalam hal ini. Jadi jika Anda baru-baru ini mengalami kehamilan kosong, ada kemungkinan bahwa ada kerabat keluarga yang juga mengalami hal yang sama.

Semoga penjelasan mengenai tanda-tanda kehamilan kosong di atas memberikan manfaat bagi Anda.

author
No Response

Leave a reply "Awasi Tanda-Tanda Kehamilan Kosong"