Bayi Cegukan di Dalam Kandungan, Pertanda Apakah Itu?

Menginjak usia kehamilan trimester kedua, saat ini Anda pasti sudah mulai terbiasa dengan berbagai macam pergerakan yang dilakukan bayi. Menikmati interaksi awal dengan bayi Anda seperti mengelus perut Anda setiap kali ia menendang dinding rahim Anda tentu jadi pengalaman paling menyenangkan dan menyentuh bagi setiap ibu hamil. Namun ada kalanya Anda merasakan sensasi berbeda yang mana Anda merasakan getaran berdenyut lembut dari salah satu area perut Anda. Itu tandanya si kecil sedang cegukan, Bunda!  Ketika bayi cegukan di dalam kandungan, perlukah Anda merasa khawatir?

Untungnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena bayi cegukan di dalam kandungan sebenarnya adalah pertanda yang baik! Saat janin cegukan, hal itu menandakan bahwa perkembangan organ-organ tubuh, terutama organ pernapasannya berlangsung lancar. Cegukan pada janin dipicu oleh beberapa hal, yaitu:

  • Perkembangan diafragma bayi. Sejak usia kehamilan minggu ke-10, diafragmanya sudah mulai berkembang sehingga kini ia dapat menghirup dan menghembuskan cairan ketuban dengan baik.
  • Begitu juga dengan perkembangan sistem syarafnya. Di usia kehamilan Anda kini, sistem syaraf yang mengatur fungsi organ sudah mulai aktif. Aktivitas cegukan pada bayi merupakan pertanda bahwa bagian syaraf yang mengontrol fungsi diafragma berjalan dengan baik.
  • Sistem refleks-nya pun sudah mulai berfungsi. Bayi di dalam kandungan akan melakukan aktivitas seperti menguap atau menyedot ibu jarinya. Dan tak jarang aktivitas-aktivitas kecilnya tersebut mengakibatkan ia cegukan.

See? Tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dari bayi Anda yang cegukan di dalam rahim. Dan karena hal tersebut merupakan kejadian yang sangat normal dalam tiap kehamilan, tidak ada cara yang dapat benar-benar menghentikan cegukan pada bayi Anda. Lagipula, cegukan tersebut akan terus berkurang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. So why not embrace it, right?

Hanya saja Moms tetap wajib untuk waspada. Apalagi jika frekuensi bayi Anda cegukan semakin sering hingga mendekati hari persalinan. Karena bisa jadi ada masalah dengan tali plasenta bayi sehingga menyebabkan ia cegukan terus-menerus. Jika Anda merasa dengan mencatat frekuensi bayi cegukan bisa membantu, maka lakukanlah! Apapun untuk membuat si kecil tetap sehat hingga ia lahir ke dunia.

Jadi, demikianlah hal-hal yang dapat Anda ketahui dari peristiwa bayi cegukan di dalam kandungan. Semoga informasi dari Katalog Ibu di atas bermanfaat bagi Anda, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Bayi Cegukan di Dalam Kandungan, Pertanda Apakah Itu?"