Dampak Bottle Feeding Terhadap Kesehatan Anak

Program sukses ASI 6 bulan rajin digaungkan oleh pemerintah , dan bahkan pemberian ASI kepada bayi berusia 0-6 bulan benar-benar didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Manfaat pemberian ASI kepada bayi memang terbukti dapat mengoptimalkan perkembangan awal organ tubuh serta perkembangan otak si kecil. Hanya saja, tidak semua ibu bisa menyusui si kecil secara langsung. Ada juga beberapa ibu yang memang tidak diperbolehkan untuk menyusui anaknya akibat infeksi HIV atau sedang menjalani masa pengobatan. Ada juga yang memang memilih untuk tidak menyusui karena alasan tertentu dan lebih memilih untuk memberikan susu formula pada si kecil. Tapi, tahukah Anda dampak bottle-feeding terhadap kesehatan anak?

  • Keracunan Bahan Kimia

Kebanyakan orang tidak menyangka bahwa dampak bottle-feeding terhadap kesehatan anak bersumber pada botol bayi yang digunakan. Kebanyakan ibu lebih suka menggunakan botol bayi dari plastik karena lebih ringan di tangan. Tapi Anda wajib waspada karena botol bayi plastik yang digunakan bisa jadi mengandung zat polutan berbahaya yaitu BPA.

BPA atau yang disebut dengan Bisphenol A adalah zat hasil pemanasan bahan plastik, yang jika sampai masuk ke dalam tubuh bayi akan mengakibatkan gangguan keseimbangan hormon. Cara terbaik untuk menghindari kontaminasi BPA adalah dengan memilih botol bayi dengan label BPA-Free. Dan juga jangan merendam botol bayi di dalam air mendidih yang tengah dipanaskan di atas kompor.

  • Memperbesar Kemungkinan Anak Terkena Kanker Payudara

Susu sapi mengandung kadar hormon estrogen yang cukup tinggi, yang hanya akan berkurang sedikit selama pemrosesan menjadi susu bubuk. Ketika hormon estrogen di dalam susu sapi menumpuk di dalam tubuh bayi (terutama bayi perempuan), maka secara tidak langsung bayi akan terpapar resiko kanker payudara yang jauh lebih tinggi dbandingkan dengan bayi yang menerima ASI murni dari ibunya sendiri.

  • Gangguan Pencernaan

Intoleransi laktosa dan alergi susu adalah 2 gejala gangguan pencernaan yang sering menimpa bayi yang menerima susu formula. Tidak semua bayi dapat mencerna laktosa dari susu sapi sehingga mengakibatkan mereka menderita gejala diare atau gejala alergi lain seperti sesak napas atau kulit menjadi merah dan gatal-gatal.

Untuk mencegah dampak bottle-feeding terhadap kesehatan anak, ada baiknya Anda memilih alternatif lain seperti meminta sumbangan donor ASI dari organisasi yang terpercaya. Selalu jadikan pemberian susu formula menjadi solusi terakhir. Semoga informasi ini bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Dampak Bottle Feeding Terhadap Kesehatan Anak"