Efek Pasca Imunisasi yang Wajib Diketahui

Imunisasi atau vaksinasi adalah program pemerintah yang wajib diberikan pada seluruh warga masyarakat, terutama usia kanak-kanak. Imunisasi digunakan untuk membantu membendung invasi virus-virus penyakit berbahaya menular seperti virus Rubella, Herpes, dan Tetanus. Imunisasi berisi virus penyakit tersebut yang sudah dilemahkan untuk kemudian diinjeksikan ke dalam tubuh. Tujuannya adalah sebagai sarana “latihan” bagi sistem antibodi tubuh Anda sehingga ketika penyakit sesungguhnya menyerang, tubuh Anda jauh lebih siap untuk membunuhnya. Hanya saja, masih banyak orang yang belum mengetahui efek pasca imunisasi sehingga seringkali mereka panik dan menyesal telah memvaksinasi anak mereka. Simak yuk efek samping dari imunisasi berikut ini.

  • Demam Ringan

Walaupun jarang, beberapa partisipan imunisasi mengalami satu atau dua gejala efek pasca imunisasi, salah satunya adalah demam. Demam tersebut biasanya berlangsung hanya sebentar, dan Anda tidak perlu khawatir karena demam yang dialami anak pasca imunisasi adalah hal yang wajar dan merupakan tanda bahwa sistem imun anak berfungsi dengan baik. Anda bisa memberikan obat penurun demam pada anak Anda untuk membantu menyegerakan turunnya demam anak.

  • Nyeri dan Bengkak

Beberapa anak mengalami reaksi bengkak dan gatal di sekitar area suntik, dan juga disertai dengan rasa nyeri sendi. Sekali lagi, ini adalah efek samping yang wajar dan akan hilang dalam kurun waktu kurang dari 1 minggu. Tak jarang di sekitar area tersebut muncul ruam berwarna merah

  • Kelelahan
  • Pusing

Beberapa dari Anda mungkin juga bertanya-tanya, benarkah imunisasi mengakibatkan autisme? Klaim tersebut pasti sering banget Bunda dengar akhir-akhir ini dari pihak-pihak yang melawan vaksinasi. Sejauh ini para peneliti sudah melakukan penelitian mengenai itu sebanyak 9 penelitian yang kesemuanya menyatakan bahwa tidak ada bukti terpercaya bahwa imunisasi bisa mengakibatkan autisme.

Malah, dengan menolak imunisasi berarti resiko Anda terserang penyakit penyebab autisme seperti Rubella makin meningkat. Terutama bagi Anda yang saat ini tengah menjalani program ibu hamil, imunisasi sangat diperlukan untuk menjaga agar janin Anda dapat terhindar dari dampak infeksi bakteri atau virus penyakit berbahaya.

Tapi sebelum mengikutkan diri atau anak Anda untuk vaksinasi, ada satu syarat wajib yang harus Anda patuhi. Partisipan vaksinasi semuanya harus dalam kondisi fisik yang fit dan sehat. Selain itu, jika dalam keluarga Anda terdapat riwayat alergi terhadap obat-obatan dan vaksin ataupun kondisi autoimun, maka vaksinasi sangatlah tidak disarankan.

Jadi demikianlah efek pasca imunisasi. Semoga informasi ini bermanfaat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Efek Pasca Imunisasi yang Wajib Diketahui"