Inilah Dampak Buruk Orangtua Depresi Terhadap Anak

Depresi adalah sejenis penyakit kejiwaan yang umum, namun sayangnya tidak banyak orang yang menyadarinya. Stigma masyarakat yang menganggap bahwa penderita depresi dirasuki jin, gila,  atau bahkan lemah iman semakin mendorong penderita depresi untuk menyembunyikan penyakit mereka. Padahal depresi dapat menyerang siapa saja, tanpa peduli jenis kelamin, umur maupun kedudukan sosial. Post-Partum Depression misalnya, adalah jenis depresi yang menyerang ibu yang baru melahirkan. Apakah Post-Partum Depression (PPD) dan bagaimana dampak buruk orangtua depresi terhadap anak?

Post-Partum Depression adalah depresi pada BuSui (Ibu Menyusui). Ibu yang mengalami Baby Blues dan tidak segera mendapatkan dukungan yang ia butuhkan dapat mengidap gangguan mental ini. PPD berlangsung selama lebih dari 2 minggu, dan seringkali terlintas di dalam benak Ibu untuk mengakhiri hidup Anda. PPD tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental ibu, tapi ternyata juga bisa mengakibatkan dampak negatif terhadap si kecil. Dampak orangtua depresi terhadap anak antara lain:

  • Pada Bayi

PPD membuat Anda menarik diri dari berbagai macam interaksi sosial, termasuk interaksi dengan bayi Anda. Dan bayi Anda benar-benar pandai dalam mendeteksi suasana hati Anda, Moms. Bayi akan menjadi rewel karena ia merasa bingung dan takut, dan bahkan bisa jadi ia sama sekali tidak dapat memberikan reaksi pada orang-orang terdekatnya. Selain itu bayi dari ibu yang menderita PPD juga akan mengalami penambahan berat badan yang lebih lambat dibandingkan dengan bayi pada umumnya.

  • Balita dan Anak TK

Minim atau bahkan tidak adanya interaksi yang berkualitas antara ibu dan anak juga dapat memberikan dampak saat si kecil menginjak usia balita atau taman kanak-kanak. Sebagai akibatnya, balita Anda akan mengalami ketidakseimbangan emosi, serta menghadapi kesulitan dalam memecahkan masalah sederhana. Kemampuan berbahasa mereka pun lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak seumurannya.

  • Anak Usia Sekolah

Seorang anak yang dibesarkan oleh ibu yang mengalami PPD akan terlihat jauh lebih dewasa dibandingkan dengan anak seumurannya. Tapi itu bukan pertanda yang bagus, Bunda. Karena di usianya yang masih sangat muda ia terpaksa untuk mengurus adik-adiknya, melakukan semua pekerjaan rumah yang seharusnya masih dilakukan oleh ibunya.

Di saat yang sama, beberapa anak juga cenderung melakukan pelanggaran di sekolah karena ibu mereka tidak pernah mengajarkan mereka tentang kedisiplinan di rumah. Tak hanya itu, anak-anak yang dibesarkan oleh ibu pengidap PPD juga sering memiliki self-esteem yang rendah dikarenakan orangtuanya yang selalu mencecarnya dengan kritik.

Dampak orangtua depresi terhadap anak sangatlah fatal. Maka dari itu, jika Anda mengalami gejala PPD, segeralah mencari pertolongan dari dokter dan lingkungan Anda. Dan apabila Anda mengetahui ada anggota keluarga atau teman yang mengalami PPD, bersikaplah peka dan support mereka sehingga mereka dapat dengan segera bangkit dari gejala depresi. Semoga informasi di atas bermanfaat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Inilah Dampak Buruk Orangtua Depresi Terhadap Anak"