Jangan Anggap Remeh! Ini2 Hal yang Bahaya Untuk Anak

iStock_000011927658_Small-700x466

Memperhatikan si kecil yang semakin tumbuh besar pastinya membuat orangtua merasa bahagia dan bangga. Bagaimana tidak, setelah masa penantian selama 9 bulan dan setelah menghadapi momen persalinan yang mendebarkan, buah hati Anda akhirnya hadir di tengah-tengah keluarga kecil Anda. Seiring dengan pertumbuhannya, si kecil akan menunjukkan rasa penasaran yang sangat besar terhadap berbagai macam hal. Tentu saja sebagai orangtua Anda tidak boleh terlalu melarang si kecil. Karena hal tersebut akan membatasi kemampuan eksplorasi anak. Tapi Anda juga tidak boleh lengah, karena walaupun beberapa hal terlihat sepele, ternyata ada 2 hal yang bahaya untuk anak!

 
• Baby Walker
Mungkin banyak dari Anda yang sulit percaya bahwa ternyata baby walker termasuk ke dalam 2 hal yang bahaya untuk anak. Baby walker memang masih sering dipercaya sebagai salah satu sarana untuk membantu si kecil agar dapat cepat berdiri dan berjalan.

Padahal, anak Anda akan berdiri dan berjalan jika sudah waktunya. Menggunakan baby walker justru membuat si kecil enggan untuk belajar berjalan saat waktunya tiba kelak. Alasannya, bayi sudah menganggap bahwa ia dapat bergerak dengan mudah dengan menggunakan baby walker. Sehingga, untuk apa ia harus bersusah payah belajar berjalan?

Dampak yang lebih serius adalah, bayi bisa terkena cedera serius saat mengendarai baby walker. Bayi belum bisa mengetahui area mana yang wajib ia hindari, sehingga besar resiko si kecil akan terjatuh saat ia berusaha menuruni tangga dengan baby-walkernya. Tidak adanya rem pada roda-roda babywalker juga berisiko mengakibatkan bayi meluncur bebas saat ia melintas di atas permukaan lantai yang licin atau dengan permukaan yang menurun.

Bayi juga rawan tersiram air atau cairan lain yang panas karena babywalker memudahkannya untuk menjangkau tempat yang lebih tinggi. Dan ironisnya, insiden yang disebutkan di atas terjadi saat bayi berada di bawah pengawasan orangtuanya. Kemampuan refleks orangtua tidak akan sebanding dengan momen saat bayi terjatuh atau saat ia menggulingkan cangkir kopi. Jadi, masih yakin untuk menggunakan babywalker?

 
• Stop Kontak
Kejadian bayi yang tewas tersengat stop kontak sudah bukan menjadi kasus yang langka. Hal tersebut disebabkan karena kelalaian orangtua dalam mengkondisikan rumah agar aman bagi bayi mereka. Di saat bayi sudah mulai bisa menggapai dan merangkak, maka Anda perlu mulai menyegel stop kontak yang berada di lokasi yang rendah dengan lakban atau pelindung lainnya.

 

2 hal yang bahaya untuk anak ini memang terkesan sepele. Tapi tidak ada salahnya juga untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan anak.

author
No Response

Leave a reply "Jangan Anggap Remeh! Ini2 Hal yang Bahaya Untuk Anak"