Jangan Panik! Kenali Penyebab Anak Mimisan Lebih Mendalam

Kondisi mimisan merupakan suatu gangguan kesehatan sederhana yang dapat terjadi pada semua orang. Namun tahukah Anda, Moms, bahwa mimisan lebih banyak terjadi pada anak-anak yang berusia 3-10 tahun? Hal tersebut disebabkan oleh pembuluh darah pada lapisan hidung anak-anak yang lebih rapuh dan mudah pecah.
Untuk mengantisipasi terjadinya mimisan, Anda harus mengetahui 2 faktor utama penyebab anak mimisan.

Faktor yang pertama ialah faktor alami akibat gangguan kesehatan bayi. Gangguan tersebut biasanya merupakan dampak dari kelainan organ bawaan sejak lahir. Kelainan organ tersebut bisa meliputi kelemahan di organ hidung maupun pembuluh darah yang relatif tipis, terlalu lebar, maupun terlalu rapuh. Dengan adanya kelemahan tersebut, mimisan dapat mudah terjadi ketika anak terlalu banyak beraktivitas, mengalami stres, hingga terkena iritasi.


Faktor kedua penyebab anak mimisan ialah faktor gangguan medis, yakni ketika terdapat gangguan dalam fungsi pembekuan darah dan menutup luka. Mimisan selanjutnya bisa terjadi ketika terdapat faktor eksternal yang memicunya, salah satunya ialah suhu udara ekstrim. Perubahan cuaca yang tak menentu menyebabkan siapa saja cepat sakit dan mengalami mimisan, terutama ketika anak memiliki daya tahan tubuh yang relatif rendah.
Cuaca ekstrem sama halnya dengan flu juga dapat menimbulkan infeksi pada area hidung sekaligus menjadi penyebab anak mimisan. Keluarnya ingus akan membuat anak sering menyeka hidung. Gerakan sekaan yang terlalu kuat dapat menimbulkan iritasi hingga terjadilah mimisan karena pembuluh darah di area hidung anak yang relatif lemah.
Iritasi serupa juga dapat disebabkan oleh kebiasaan anak yang sering mengorek lubang hidung. Besarnya rasa ingin tahu pada anak maupun balita tentu merupakan hal positif yang membantu mereka belajar dan memahami lingkungan sekitar. Ekstremnya, eksplorasi tersebut dapat dilakukan dengan memasukkan benda tumpul ke anggota tubuhnya, seperti lubang hidung. Kebiasaan memasukkan benda asing maupun mengorek lubang hidung nantinya dapat menyebabkan mimisan pada anak.
Risiko yang sama juga dapat disebabkan oleh peristiwa benturan atau pukulan benda keras di area hidung anak. Tak hanya pada pembuluh darah lemah, anak dengan pembuluh darah normal juga bisa mengalami mimisan ketika terdapat luka trauma akibat benturan di sekitar hidung. Pembuluh darah di hidung pun pecah dan keluar darah mimisan. Moms sebaiknya senantiasa mengawasi anak saat bermain atau bepergian bersama agar benturan dan luka pukulan semacam itu bisa dihindari.
Pada anak dengan daya tubuh rendah dan pembuluh darah lemah, si kecil akan rentan mengalami mimisan setiap kali merasa kelelahan maupun stres. Pembuluh darah yang lemah akan mudah tegang sehingga mimisan pun tak terhindarkan lagi. Hal tersebut akan semakin parah ketika buah hati Anda memiliki riwayat asma. Anak akan cenderung menarik nafas semakin kuat, sedangkan pembuluh darah di area hidung tak bisa dipaksa untuk bekerja keras dan berujung mimisan.

author
No Response

Leave a reply "Jangan Panik! Kenali Penyebab Anak Mimisan Lebih Mendalam"