Kenali Karies Gigi pada Balita untuk Pencegahan Dini

Dikenal juga dengan istilah gigis atau gupis, karies gigi pada balita merupakan masalah klasik yang sering timbul memasuki usia balita. Tak hanya menyeramkan, tahukah Anda bahwa karies gigi bisa dicegah sejak dini? Gangguan kesehatan yang disebut juga sebagai early childhood caries (ECC) dalam istilah medis tersebut rawan terjadi pada 4 gigi seri atas. Moms bisa memastikan adanya karies pada gigi anak dengan membuka bibir bagian atasnya dan melihatnya di bawah pencahayaan cukup.
Karies gigi pada balita sejatinya bisa dicegah sejak dini dengan rajin membersihkan gigi dan gusi bayi dengan kain kassa dan air hangat setelah minum susu. Tak selalu berupa lubang atau kavitas, karies gigi anak disebabkan oleh terpaparnya gigi dalam waktu lama oleh asam sehingga melarutkan mineral-mineral email gigi. Adanya bakteri alami dalam mulut juga turut mengubah gula yang berasal dari makanan dan minuman menjadi asam.
Secara spesifik, karies gigi pada balita seringkali diakibatkan oleh seringnya anak tertidur sambil mengkonsumi minuman nutrisi dalam dot seperti susu formula, ASI, maupun jus buah. Disebut juga dengan karies susu botol atau nursing bottle caries, karies gigi anak disebabkan oleh terendamnya gigi dalam cairan tersebut di atas yang merupakan tempat ideal untuk perkembangbiakan bakteri dan produksi asam. Bukan konsumsi susu dan jus buah yang harus dibatasi, Moms, tapi teknik pemberian kepada buah hati yang harus diwaspadai. Apabila si kecil minum dengan dot, gendonglah anak atau damping di ranjang selama pemberian susu. Baringkan buah hati di tempat tidur dan biarkan ia terlelap tanpa mengulum dot berisi susu di mulutnya.
Pada anak usia 6 bulan yang sudah boleh mengkonsumsi makanan atau minuman pendamping ASI, ajarkan si kecil untuk minum lewat sippy cup. Selain mengajarkan anak untuk melatih teknik minum lewat gelas, penggunaan sippy cup juga akan mengurangi paparan gigi terhadap asam. Di antara jeda waktu minum susu, berikan anak air mineral biasa.
Moms juga bisa membersihkan gigi maupun area gusinya apabila belum tumbuh gigi. Lakukan dengan kain kassa dan air hangat selama setidaknya 2 kali sehari. Anda juga bisa menggunakan sikat gigi lembut khusus bayi tanpa pasta gigi. Ajarkan si kecil untuk belajar dan terlatih menyikat giginya secara rutin. Begitu anak sudah terlatih mengkonsumsi makanan padat, ganti asupan jus buah dengan buah segar yang sudah dipotong. Gantilah camilan manis seperti biskuit, permen, soft drink, dan cookies dengan kudapan sehat seperti buah, sayur, atau keju.
Tidak sulit bukan, Moms, untuk mencegah timbulnya karies pada gigi anak?

author
No Response

Leave a reply "Kenali Karies Gigi pada Balita untuk Pencegahan Dini"