Kenali Lebih Dekat ECV; Cara Mengatasi Bayi Sungsang

Di masa kehamilan trimester ketiga mendekati hari persalinan, bayi Anda dengan sendirinya akan mengubah posisi mereka sedikit demi sedikit hingga pada akhirnya kepala mereka berada tepat di bawah mulut rahim. Dan mereka akan tetap berada di posisi tersebut hingga hari kelahiran tiba. Namun selama pergerakannya, tak jarang bayi berhenti berotasi sehingga menyebabkan justru kedua kakinya berada di atas mulut rahim. Posisi bayi tersebut disebut dengan posisi sungsang. Proses persalinan normal pada bayi sungsang tidak terlalu disarankan karena dapat mengakibatkan cedera pada bayi sehingga seringkali bayi sungsang terpaksa dilahirkan dengan cara operasi caesar. Tapi bagi Anda yang ngotot ingin melahirkan normal, dokter biasanya mengusulkan prosedur ECV. Apakah itu, dan bagaimana prosedur tersebut bisa dipakai sebagai cara mengatasi bayi sungsang?

ECV atau External Cephalic Version adalah prosedur medis yang bertujuan untuk membantu membenarkan posisi bayi yang sungsang dengan memijat pelan perut ibu hamil. Metode ini hanya boleh diterapkan oleh tenaga medis yang berpengalaman dan bahkan para dokter pun sebenarnya tak banyak yang menyarankan metode ini. Alasannya adalah, karena walaupun jarang terjadi ECV tetap dapat menimbulkan resiko terhadap kehamilan Anda. Beberapa di antaranya adalah pecahnya kantung ketuban secara prematur, perubahan denyut jantung pada bayi, abrupsio plasenta, hingga memicu terjadinya kelahiran prematur.

Untuk melakukan ECV, pertama-tama dokter Anda akan mengecek posisi bayi Anda dengan menggunakan metode ultrasound. Dokter juga akan menggunakan mesin pemantau untuk mengawasi detak jantung Anda dan detak jantung anak. Setelah itu, dokter akan memberikan semacam obat penenang yang berfungsi untuk membantu menenangkan otot-otot pada rahim Anda. Setelah Anda berbaring, dokter kemudian akan memijat ringan perut Anda dengan gerakan memutar untuk membantu bayi berotasi hingga posisi bayi tidak lagi sungsang.

Setelah prosedur ECV selesai, dokter akan terus mengawasi detak jantung bayi Anda. Apabila detak jantung bayi tetap normal maka Anda dapat langsung pulang. Namun apabila dokter mendeteksi adanya peningkatan detak jantung, maka dokter akan meminta Anda untuk menginap di rumah sakit hingga detak jantung bayi Anda kembali normal. Persentase keberhasilan dari ECV cukup tinggi, yaitu sekitar 58%. However, jika setelah dilakukan ECV ternyata bayi Anda tidak menunjukkan perubahan yang positif, maka Anda akan disarankan untuk memperhitungkan kemungkinan persalinan caesar.

Jadi demikianlah salah satu cara mengatasi bayi sungsang, yaitu dengan melakukan ECV. Semoga informasi ini bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Kenali Lebih Dekat ECV; Cara Mengatasi Bayi Sungsang"