Matahari Pagi Bantu Tumbuh Si Kecil Sehat

No comment 1191 views

perawatan bayi

Si Kecil tumbuh sehat dengan sinar matahari bukanlah sebuah cerita baru. Sinar matahari pagi, sejak zaman dahulu dipercaya baik untuk kesehatan bayi, sehingga muncul kebiasaan menjemur bayi yang populer sejak awal abad ke-18. Hal ini disebabkan oleh kasus 90% bayi di Eropa Utara dan 80% bayi di kawasan Boston serta New York terkena wabah Rickettsia yang berdampak pada perkembangan tulang anak. Rickettsia adalah penyakit mirip tifus yang disebabkan oleh bakteri dan disebarkan oleh kutu, tungau dan caplak.

Seorang dokter asal Polandia, J. Sniadecki, MD., pada tahun 1822 menemukan fakta bahwa anak-anak di kota Warsawa yang tinggal di kawasan terbuka nyaris tidak ada yang menderita Rickettsia. Sementara itu, di kawasan daerah perumahan padat penyakit Rickettsia ini sangat tinggi kasusnya.

Dr. Sniadecki kemudian menganjurkan para orangtua untuk menjemur bayi mereka di bawah sinar matahari dengan tujuan mengurangi risiko terkena wabah Rickettsia yang memang tengah melanda hampir seluruh dunia kala itu. Memasuki awal abad ke-19, wabah Rickettsia kemudian terbukti mulai menurun drastis di kalangan bayi dan anak-anak di seluruh dunia.

Pada dasarnya, si Kecil sudah boleh dijemur sejak baru lahir. Si Kecil yang baru lahir kecenderungan kuning karena organ hatinya belum berfungsi secara sempurna dalam mengelola bilirubin. Sinar matahari pagi memiliki spektrum sinar biru yang bermanfaat untuk mengurangi kadar bilirubin dalam darah.

Sinar matahari pagi selain menghangatkan tubuh juga membantu mengeluarkan lendir dari tenggorokan si Kecil lho! Sinar matahari pagi juga merangsang pembentukan vitamin D dalam tubuh. Vitamin D diketahui berfungsi sebagai pembuka kalsium agar mudah terserap ke dalam aliran darah, sampai akhirnya menyatu ke dalam tulang. Jangan terlalu lama menjemur si Kecil, cukup 15 menit pada pagi hari. Oleh karena itu, bangun pagi dan ajak si Kecil merasakan hangatnya sinar matahari pagi.

Eits, tetapi Ibu tidak boleh asal jemur si Kecil lho. Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum menjemur si Kecil tersayang di bawah matahari seperti berikut ini:

  • Menurut dr. Margareta menjemur bayi harus melihat kondisi cuaca. Jangan menjemur bayi saat cuaca berangin, karena dapat membuat bayi kedinginan. Jemur si Kecil membelakangi arah datangnya sinar matahari. Selain itu, hindari kontak mata si Kecil dengan sinar matahari langsung.
  • Pilih waktu yang tepat untuk menjemur si Kecil. Pagi hari antara 07.00-08.00 selama kurang lebih 15 menit. Paparan  sinar matahari yang menjelang siang dapat merusak membran kulit si Kecil sehingga menyebabkan kulit merah dan tebakar.
  • Jemur si Kecil dalam keadaan dada telanjang (hanya menggunakan popok atau celana saja) dan bolak-balik tubuhnya. Dengan begitu, tidak hanya bagian dada saja yang terkena sinar matahari secara langsung.

Ok ibu cerdas, kebiasaan menjemur bayi pada pagi hari membantu si Kecil tumbuh sehat!

author
No Response

Leave a reply "Matahari Pagi Bantu Tumbuh Si Kecil Sehat"