Penyebab dan Tips Atasi Anak Posesif

No comment 175 views

Apakah Bunda saat ini dibuat pusing tujuh keliling dengan sikap anak yang menjadi posesif? Misalnya ketika ia tengah bermain dengan teman sebaya atau saudaranya, ia sering tidak mengijinkan mereka menyentuh mainan miliknya. Atau ketika Anda sedang sibuk berbicara dengan orang lain dan tidak memperhatikan si kecil, ia bakal langsung tantrum. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan anak posesif?

Moms tidak perlu khawatir, karena sebenarnya sikap anak posesif adalah hal yang wajar. Sikap posesif yang ditunjukkan si kecil sebenarnya hanyalah fase yang akan dialami oleh hampir semua anak saat mereka berusia 2,5 tahun hingga 4 tahun. Dalam ranah ilmu psikologi, perilaku posesif anak memiliki istilah lain, yaitu “endowment effect”.

Endowment effect adalah satu perilaku dari seseorang yang menganggap bahwa satu barang yang dimilikinya memiliki nilai yang lebih hanya karena barang tersebut merupakan miliknya. Perilaku ini merupakan tanda bahwa anak Anda berkembang dengan normal, dan bahwa dia sudah mulai belajar memahami konsep ownership atau kepemilikan dan identitas dirinya.

Tapi bukan berarti perilaku seperti itu bisa dibiarkan saja, Vems. Mereka juga harus belajar konsep sharing atau berbagi dengan orang-orang di sekitarnya. Dan itu bisa Anda ajarkan dengan cara-cara yang sederhana. Misalnya:

– Cara yang paling sederhana adalah dengan mengajarkan anak untuk berbagi dengan orangtuanya. Sebelum mengambil mainan anak, Anda wajib meminta ijin terlebih dahulu, misalnya dengan mengatakan bahwa Anda ingin meminjam mainan tersebut selama 5 menit. Setelah 5 menit, kembalikan mainan tersebut pada anak dan lakukan cara yang sama saat Anda meminjam mainan anak yang lain

– Biasakan agar anak Anda mau berbagi dengan saudaranya. Misalnya saat mereka mulai berebut mainan, Anda bisa mengusulkan agar mereka bisa bergantian bermain dengan mainan tersebut selama 5 atau 10 menit.

– Kalau si kecil tidak memiliki saudara, ajak dia untuk bermain-main ke taman. Jika si kecil ingin membawa serta sejumlah mainannya, mintalah dia untuk membawa paling tidak 1 jenis mainan yang bisa dipinjamkan pada teman-teman sebayanya

– Dan ingat, langkah-langkah di atas tidak akan berhasil jika Anda dan pasangan tidak menjadi role model yang baik. Karena mau bagaimanapun, orangtua adalah guru pertamanya. Jadi kalau Anda dan pasangan punya kebiasaan memperebutkan hal yang tidak penting, mungkin ini saatnya untuk sedikit bersikap lebih dewasa. Atau paling tidak jangan berebut di hadapan anak. Okay, Moms?
Semakin sering diajak berbagi, sikap anak posesif akan semakin berkurang. Jadi tetaplah bersabar dalam mendidik si kecil ya, Bun!

author
No Response

Leave a reply "Penyebab dan Tips Atasi Anak Posesif"