Penyebab di Balik Perkembangan Anak Terlambat

Orangtua yang baik adalah orangtua yang terus memantau perkembangan yang diraih oleh buah hati mereka. Dalam hitungan bulan, Anda sudah bisa menantikan berbagai macam kejutan-kejutan menyenangkan dari si kecil, yang menjadi tanda bahwa ia berkembang dengan semestinya.

Dan walaupun tiap anak adalah individu yang unik dan memiliki timing perkembangan yang berbeda-beda, tetap saja Anda wajib waspada jika si kecil tidak kunjung menunjukkan perkembangan dalam time-frame yang ditentukan. Berikut adalah tanda-tanda dari perkembangan anak terlambat:

  • Bayi belum bisa berguling di atas usia 6 bulan
  • Bayi belum bisa duduk sendiri tanpa bantuan saat usia di atas 8 bulan
  • Bayi belum bisa merangkak hingga usia di atas 12 bulan
  • Bayi belum bisa berjalan hingga mencapai usia 15 bulan.

Apa penyebab keterlambatan perkembangan anak? Well, penyebabnya bisa bermacam-macam Moms. Ada kemungkinan anak mengalami gangguan kelainan syaraf atau fungsi sel otak, seperti:

  • Encephalopathy, atau suatu kelainan yang diakibatkan oleh adanya kerusakan atau gangguan pada fungsi otak. Kelainan ini terbagi atas berbagai jenis spektrum dengan gejala yang berbeda-beda. Gejala Encephalopathy skala ringan antara lain pelupa hingga gejala berat dan mengancam nyawa seperti dementia, kejang-kejang, hingga comatose.
  • Kelainan Kromosom
  • Infeksi pada salah satu atau beberapa organ tubuh
  • Sindrom Neurocutaneous yaitu sindrom genetik yang mengakibatkan tumbuhnya tumor di satu atau beberapa bagian tubuh, termasuk sistem syaraf anak.
  • Hydrocephalus
  • dan kelainan otak dan syaraf yang lainnya.

Kurangnya interaksi antara anak dan orangtua juga bisa menjadi faktor penyebab anak terlambat berkembang. Di usianya yang masih sangat muda, sebenarnya proses pembelajaran bagi si kecil sudah dimulai. Itulah mengapa Anda wajib memberikan berbagai macam stimulasi yang dapat membantunya untuk mengeksplorasi fungsi bagian tubuhnya.

Luangkan waktu Anda untuk mengajak si kecil berinteraksi dan bermain-main. Kemampuan motorik dari anak-anak yang intens berinteraksi dengan kedua orangtuanya akan jauh lebih berkembang. Jika Anda sering mengajaknya berbicara, maka ia juga akan lebih cepat belajar berbicara.

Jangan lupa juga untuk mendorongnya untuk belajar berjalan. Jika anak Anda terjatuh di usaha pertamanya, jangan lantas bersikap overprotektif dan tidak membolehkannya untuk berjalan. Proses jatuh-bangun saat belajar berjalan adalah salah satu hal yang harus ia lewati.

Nah, semoga informasi di dalam artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda, Moms.

 

author
No Response

Leave a reply "Penyebab di Balik Perkembangan Anak Terlambat"