Perlukah Merasa Khawatir dengan Rahim Anteverted?

Bagi pasangan yang berencana untuk memiliki anak, tentunya kunjungan ke dokter kandungan sudah menjadi bagian dari rutinitas Anda. Dengan memeriksakan diri dan pasangan ke obygn, Anda jadi tahu memungkinkan-tidaknya kondisi tubuh Anda untuk menampung bayi Anda kelak. Sampai suatu saat dokter Anda mengatakan bahwa Anda memiliki rahim anteverted. Wah, istilah asing yang tidak diketahui pasti membuat Anda merasa cemas. Ada apa dengan rahim anteverted? Apakah itu jenis kelainan rahim yang mengakibatkan Anda tidak bisa memiliki anak?

Tenanglah, Moms. Karena walaupun terdengar mengerikan, sebenarnya rahim anteverted bukanlah hal yang berbahaya. Istilah rahim anteverted hanyalah istilah yang digunakan tenaga kedokteran untuk mendeskripsikan posisi rahim yang condong ke arah abdomen. Hampir 50% wanita memiliki jenis rahim ini, dan nampaknya posisi rahim tersebut sama sekali tidak berdampak negatif terhadap kesehatan atau mengurangi peluang kehamilan.

Jika Anda hamil dengan kondisi rahim anteverted, janin Anda tetap dapat berkembang dengan baik, walaupun Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk melihatnya saat Anda melakukan pemeriksaan ultrasound. Kehidupan seks Anda juga tidak akan terganggu. Walaupun jika kemiringan rahim tersebut cukup ekstrim, akan muncul gejala-gejala seperti rasa sakit yang membuat Anda tidak nyaman dan harus segera ditangani secara medis.

Dibandingkan dengan rahim anteverted, rahim retroverted-lah yang wajib diwaspadai. Rahim retroverted atau rahim terbalik adalah  rahim dengan posisi miring ke arah tulang punggung. Penyebab utama dari rahim retroverted adalah karena faktor genetik, sehingga tak heran jika wanita yang memiliki rahim ini hanya sekitar 20% saja. Selain genetik, ada juga faktor-faktor lain yang mengakibatkan rahim seorang wanita yang semula anteverted menjadi retroverted. Contohnya seperti kehamilan, menopause, miom, atau endometriosis.

Seorang wanita dengan jenis rahim retroverted masih memiliki peluang untuk hamil, hanya saja persentase keberhasilannya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan wanita rahim anteverted. Selama hamil pun Anda tidak perlu khawatir akan ancaman uterus yang membesar dan mendesak tulang belakang, karena dengan sendirinya rahim retroverted akan menghadap perut seperti rahim normal dalam usia kehamilan minggu ke 10-12.

Jadi sebenarnya, baik Anda memiliki rahim anteverted atau retroverted pun tidak ada masalah. Tentu saja selama posisi dari rahim tersebut tidak menimbulkan gejala-gejala kesehatan atau mengakibatkan ketidaknyamanan. Sama seperti warna rambut atau warna kulit, rahim pun memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Dan itu merupakan salah satu keunikan tersendiri yang dimiliki oleh tubuh kita.

author
No Response

Leave a reply "Perlukah Merasa Khawatir dengan Rahim Anteverted?"