Sindrom Kawasaki, Menularkah?

No comment 69 views

Sindrom Kawasaki adalah salah satu sindrom penyakit yang langka, namun tingkatan resiko dari penyakit ini sama sekali tak boleh kita anggap remeh. Penyakit Kawasaki bisa menyerang siapapun, tapi kebanyakan penderita dari penyakit ini adalah anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun.

Nama dari penyakit yang menyerang sistem kardiovaskular ini dikoinkan pertama kali oleh seorang dokter berwargakenegaraan Jepang, yaitu Tomisaku Kawasaki di tahun 1967. Apa ya kira-kira yang menyebabkan Sindrom Kawasaki ini?

Sayangnya, sampai saat ini pun belum ada yang tahu pasti hal apa yang mengakibatkan munculnya sindrom satu ini. Ada beberapa pakar kesehatan yang menduga bahwa faktor genetik atau kondisi autoimun-lah yang mengakibatkan seorang anak bisa terserang penyakit ini. Tapi, ada juga yang berpendapat bahwa Sindrom Kawasaki sebenarnya adalah penyakit yang disebabkan oleh sistem imun tubuh yang bereaksi berlebihan terhadap kondisi infeksi virus umum di dalam tubuh.

Dan karena adanya kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh virus, pastinya muncul kekhawatiran akan kemungkinan penyakit ini menular seperti penyakit flu.

Untungnya Anda bisa sedikit bernapas lega, karena Sindrom Kawasaki adalah jenis penyakit yang tidak menular. Di saat yang sama, tenaga ahli kedokteran juga belum menemukan cara untuk mencegah penyakit ini. Penderita Kawasaki pada umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Hanya saja, seorang penderita sindrom yang tidak mendapat pertolongan medis akan sembuh lebih lama dan terpapar resiko yang jauh lebih besar.

Resiko komplikasi yang mengintai penderita penyakit Kawasaki adalah komplikasi jantung yang berpotensi mengakibatkan kerusakan organ jantung permanen atau bahkan pendarahan internal. Gejala Sindrom Kawasaki antara lain:

  • Demam tinggi yang timbul selama kurang lebih 5 hari
  • Anak jadi gampang menangis dan rewel
  • Pembengkakan yang terjadi pada lidah anak
  • Conjuctivis
  • Bibir anak memerah, kering, dan pecah-pecah
  • Pembengkakan pada bagian tangan dan kaki anak
  • Pembengkakan kalenjar getah bening di bagian leher
  • Kulit pada tangan dan kaki mengelupas
  • Tak jarang, penyakit ini juga disertai dengan gejala-gejala lain meliputi rasa sakit pada area perut, diare, muntah-muntah, nyeri sendi, hingga pembengkakan.

Jika anak Anda menunjukkan gejala demam lebih dari 5 hari, maka sebaiknya Anda segera merujukkan anak Anda ke rumah sakit. Di rumah sakitlah anak Anda nanti akan mendapatkan perawatan yang ia butuhkan, aktivitas jantungnya pun akan dipantau untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Jadi walaupun Sindrom Kawasaki tidak menular, tetap saja Anda tidak boleh lengah Moms. Semoga informasi ini bermanfaat.

author
No Response

Leave a reply "Sindrom Kawasaki, Menularkah?"