Tali Pusat Bayi Lepas dengan Sendirinya, Berbahaya?

Katalogibu – Walaupun kecil, tali pusat membawa banyak manfaat untuk bayi, karena dengan adanya tali pusar bayi bisa menerima nutrisi dan oksigen dari sang ibu yang sangat diperlukan untuk perumbuhan dan perkembangan si bayi. Umumnya, plasenta akan langsung dipotong begitu bayi terlahir. Tetapi bagaimana kalau plasenta dibiarkan lepas dengan sendirinya? Seperti tren baru-baru ini yang lagi-lagi dipopulerkan di Indonesia oleh penyanyi Andien Aisyah yang juga menggunakan metode blw ( Baby Led Weaning ) yang mendapat pro dan kontra dari netizen.

Proses membiarkan tali pusat melepas dengan sendirinya dinamakan Lotus Birth. Dimana tali pusar dibiarkan tetap terhubung dengan bayi hingga mengering dan terlepas dengan sendirinya. Dalam dunia medis, lotus birth sebenarnya kurang disarankan oleh para dokter karena metode ini bisa menyebabkan bakteri dan infeksi dan dapat menyebabkan pendarahan setelah melahirkan. Jika terjadi pendarahan ibu dan bayi maka akan rawan terjadinya infeksi.

Tujuan utama Lotus Birth adalahuntuk memungkinkan bayi mendapat nutrisi dari plasenta, seperti sel induk dan memulihkan darah sebelum plasenta mongering. Setelah bayi dan plasentanya dikeluarkan, plasenta tersebut akan ditempatkan diwadah dan akan dibawa kemanapun si bayi pergi. Bayi dan plasenta akan selalu terhubung karena belum terputus, perlu waktu 3 – 10 hari sampai tali pusat terlepas dengan sendirinya. Dan metode ini juga dianggap sebagai “ Back to Nature “.

Meski masih menimbulkan pro dan kontra, sejumlah orang menganggap lotus birth punya segudang manfaat. Hal itu tak sepenuhnya salah, tetapi juga belum sepenuhnya dibenarkan. World Health Organization (WHO) menyarankan untuk menunda pemotongan tali pusar. Namun, hanya satu sampai tiga menit setelah bayi lahir. Tujuannya, membuat darah terus mengalir dari plasenta ke bayi dan plasenta yang masih berdenyut.

Terdapat 40-60 ml darah ekstra dari sang ibu. Darah tersebut bisa meningkatkan kandungan zat besi bayi hingga 6 bulan setelah lahir. Aliran sel-sel induk dari plasenta juga mampu membantu menyempurnakan organ dalam tubuh bayi. Jika plasenta langsung dipotong maka maka bayi tidak mendapatkan darah itu. Dan ada kemungkinan sibayi akan mengalami anemia atau kekurangan darah. Pemotongan tali pusat setelah lahir harus dilakukan, apapun itu yang terpenting ialah kesehatan bagi bayi dan ibu. Semoga bermanfaat Bunda.

author
No Response

Leave a reply "Tali Pusat Bayi Lepas dengan Sendirinya, Berbahaya?"