Ternyata Ini Reaksi Janin Saat Ibu Menangis

Ketika Anda hamil, Anda dan si kecil benar-benar terikat antara satu dengan yang lain. Apa yang Anda makan dan minum akan sampai pada janin, dan bahkan janin Anda pun juga bisa mengecap rasa dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Begitu usia kehamilan mencapai 25-26 minggu, janin sudah mulai bisa mendengar suara Anda dan bahkan memberikan respons dengan menendang-nendang dinding rahim. Setelah mengetahui kalau ternyata bayi bisa merasakan makanan dan juga bisa mendengar apa yang Anda dengar, pastinya banyak dari kita yang bertanya-tanya bagaimana ya reaksi janin saat ibu menangis?

Karena Anda pasti tahu kan susahnya mengontrol emosi ketika hamil. Saat Anda hamil akan terjadi pergolakan hormon di dalam tubuh Anda sehingga tak jarang mengakibatkan Anda jadi gampang menangis. Dan menurut penelitian, ternyata reaksi janin saat ibu menangis sepenuhnya bergantung pada seberapa sering Anda mengalami emosi tersebut.

Menangis seringkali menjadi coping way ketika Anda merasa terbebani dengan stres. Tapi jika Anda berada di dalam kondisi yang membuat Anda jadi sangat sering menangis (misalnya depresi), ternyata hal tersebut bisa berdampak negatif pada perkembangan bayi Anda lho.

Penyebabnya bukan karena aktivitas menangis, melainkan karena hormon stres yang diproduksi oleh tubuh Anda. You see, ketika Anda merasa stres atau cemas dalam waktu yang berkepanjangan tubuh Anda akan memproduksi hormon stres cortisol dalam jumlah yang sangat besar. Hormon tersebut nantinya akan diserap oleh bayi melalui plasenta. Semakin banyak hormon cortisol yang bersirkulasi di dalam darah Anda, akan semakin besar pula kemungkinan hormon stres tersebut terserap oleh bayi Anda. Sebagai akibatnya, bayi Anda jadi terkena stres kronis.

And of course it’s a bad news. Bayi yang terkena stres kronis akan mengalami hambatan perkembangan otak. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang semasa berada di dalam rahim terkena stres kronis tumbuh dengan berbagai macam masalah perilaku. Resiko sang bayi terkena depresi kelak saat ia tumbuh dewasa pun akan semakin besar jika dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar hormon cortisol dalam jumlah yang sangat besar.

With that being said, bukan berarti sedikit stres atau menangis sesekali akan berdampak buruk pada bayi. Menangis itu sehat, karena dengan menangis Anda bisa membantu menurunkan hormon stres di dalam tubuh. Tapi juga jangan lupa untuk sharing masalah dan beban pikiran Anda dengan suami dan keluarga Anda. Jangan lupa juga untuk rajin berolahraga ringan dan makan makanan sehat yang bisa membantu mengontrol mood swing Anda.

Semoga informasi tentang reaksi janin saat ibu menangis di atas bisa memberikan manfaat bagi Bunda.

author
No Response

Leave a reply "Ternyata Ini Reaksi Janin Saat Ibu Menangis"