Waspadai 4 Bahaya Demam Campak pada Bayi

Campak Jerman atau yang juga dikenal dengan Rubella adalah salah satu penyakit yang paling sering menginfeksi anak-anak dan bayi, yang memang kekebalan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa. Banyak orang mengira bahwa campak sebenarnya adalah cacar air. Walaupun sekilas gejala campak terlihat mirip dengan cacar air, sebenarnya kedua penyakit tersebut disebabkan oleh virus yang berbeda lho. Cacar air disebabkan oleh virus varicella zoster, sedangkan cacar disebabkan oleh virus paramyxo. Resiko susulan dari penyakit cacar air pada bayi antara lain infeksi bakteri kulit, radang pernapasan (pneumonia), hingga radang otak (encephalitis). Lalu, bagaimana dengan bahaya demam campak pada bayi?

  • Infeksi Telinga

Salah satu bahaya demam campak pada bayi yang wajib Anda waspadai adalah, kemungkinan terjadinya infeksi telinga pada bayi. Selain mengakibatkan demam dan ruam-ruam merah, campak juga bisa mengakibatkan peradangan di beberapa organ tubuh.

Jika peradangan tersebut muncul di organ telinga, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi penumpukan cairan di dalam saluran telinga. Jika tidak segera ditanggulangi, bukan tidak mungkin fungsi organ telinga si kecil menjadi berkurang atau hilang sama sekali.

  • Dehidrasi

Anak yang terkena campak juga terpapar resiko terkena dehidrasi akut. Pasalnya demam tinggi yang juga disertai dengan mual muntah dapat mengakibatkan cairan yang terdapat di dalam tubuh bayi terbuang dalam jumlah yang sangat besar. Bayi Anda membutuhkan asupan cairan dalam jumlah yang banyak untuk mengganti cairan yang menghilang. Karena jika tidak, fungsi organ bayi tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Bahkan jika sudah terkena dehidrasi akut, si kecil bisa kehilangan nyawanya. Jadi alangkah baiknya untuk segera membawa bayi Anda jika ia menunjukkan gejala demam tinggi serta sering muntah.

  • Pneumonia

Sama seperti cacar air, penyakit campak juga bisa mengakibatkan pneumonia. Virus campak bisa sampai ke paru-paru melalui aliran darah, dan dari situlah ia mulai menginfeksi paru-paru anak Anda. Bergantung pada paru-paru sebelah mana virus tersebut hinggap, anak Anda bisa terkena infeksi paru-paru sebelah atau bahkan keduanya terinfeksi. Salah satu tanda dari infeksi pneumonia adalah bayi terlihat mengalami kesulitan dalam bernapas.

  • Radang Selaput Suara

Selain menginfeksi paru-paru, virus campak juga dapat mengakibatkan gangguan pada bagian laring dan menginfeksi selaput suara anak. Sebagai dampaknya, selaput suara pun mengalami pembengkakan sehingga mengakibatkan radang. Salah satu tandanya, bayi terlihat kesulitan dalam bersuara dan rewel.

Demikianlah 4 bahaya demam campak pada bayi. Waspadai dan segera hubungi dokter anak atau rumah sakit terdekat, Moms.

author
No Response

Leave a reply "Waspadai 4 Bahaya Demam Campak pada Bayi"